Selasa, 15 Mei 2012

Come Back

Buat teman-teman setia Blog "Ardalopa"... Mohon Maaf ya...

Berhubung kesibukan yg bgitu menyita waktu dan tenaga membuat lama sekali blog ini tidak ter-update..
 
Kesempatan kali ini, saya sudah kembali ke rutinitas nge-blog lagi.. hal yg dari dulu saya gemari takkan bisa dilupakan bgitu saja...

Buat semuanya, tunggu berbagai informasi dari saya ya... Banyak yg baru lho...

 
 
Salam,


Ardalopa

Minggu, 15 Januari 2012

Virus Chat Facebook dan Tips Pencegahannya

Dalam beberapa bulan terakhir, penyebaran virus melalui chat Facebook semakin menggila dan telah mengecoh banyak korban. Virus tersebut menyebar secara otomatis (bot) melalui melalui komputer yang telah terjangkit virus tersebut. Penampakannya adalah seperti berikut:

virus chat facebook

Umumnya virus tersebut memang menyebar via chat Facebook, dan tampak seolah-olah link tersebut diberikan oleh teman kita. Dengan ekstensi JPG, tentu kita akan mengira bahwa file tersebut akan membawa kita melihat file gambar yang diberikan oleh teman. Namun saat korban meng-klik link tersebut, otomatis file akan terunduh ke komputer kita, dan virus pun masuk menjangkiti komputer.

Sesaat tidak ada yang salah setelah kita melakukan klik pada link tersebut. Namun tanpa kita sadari, akun Facebook kita akan secara otomatis mengirimkan link serupa kepada semua teman lainnya yang sedang online melalui fitur chat Facebook. Jika folder sent messages kita dipenuhi dengan daftar pengiriman pesan tersebut ke banyak teman, maka itu pastilah ulah dari virus tersebut.

W32/Kolab.xx atau Trojan.Click1.xxxx

Di atas adalah nama virus yang sangat tricky tersebut. Virus ini berupa worm yang sebelumnya juga menyebar dengan modus yang sama di YM dan juga Skype. Dan korbannya pun tanpa sadar telah men-download virus tersebut setelah meng-klik link yang disebarkan.
Karakteristik virus W32/Kolab.xx atau Trojan.Click1.xxxx ini adalah sebagai berikut (dikutip dari tulisan ini):
  1. Sulit dibasmi dan bisa menyebabkan BSOD (Blue Screen Of Dead) – Kolab/Click1 tidak berjalan pada proses atau services Windows, sehingga sulit menemukan dan mematikan keberadaan worm/rootkit ini. Tetapi, worm ini justru mendompleng atau menumpang pada file svchost.exe milik Windows, sehingga Anda akan sulit mematikan-nya. Jika Anda memaksa mematikan file svchost.exe, komputer akan mengalami blue screen of death / BSOD. Termasuk jika Anda mencoba melakukan scan menggunakan tools tertentu seperti GMER, tools yang biasa digunakan untuk mendeteksi rootkit.
  2. Broadcast ke IP-IP tertentu – Walaupun tidak berjalan pada proses atau services Windows, Kolab/Click1 memanfaatkan file svchost.exe Windows, untuk melakukan broadcast pada IP-IP tertentu.
  3. Mencantumkan diri-nya pada Windows Firewall – Agar dapat berjalan bebas tanpa hambatan, Kolab/Click1 mendaftarkan programnya pada Windows Firewall, sehingga diperbolehkan untuk melakukan koneksi dan broadcast.

Tips menangkal virus W32/Kolab.xx atau Trijan.Click1.xxxx

Setelah kita bisa mengenali penampakan dan karakteristik virus ini, maka berikut adalah beberapa tips untuk mencegah virus ini. Tips berikut dikutip dari situs detikInet.com:
  1. Hindari melakukan klik pada link yang dikirim pada Anda, baik melalui pesan chat Facebook atau status.
  2. Beritahukan pada teman Anda, bahwa komputer tersebut telah terinfeksi virus, dan segera lakukan update dan scan komputer dengan antivirus yang terupdate.
  3. Jangan melakukan copy link atau melakukan pemberitahuan disertai link tersebut, karena dengan begitu Anda justru ikut menyebarkan link yang mengandung virus tersebut.
  4. Jangan meninggalkan Facebook Anda dalam keadaan aktif/login, sebaiknya logout dulu hingga Anda kembali.
  5. Gunakan Secure HTTP / HTTPS pada saat login Facebook, hal ini agar akun Anda tidak mudah diakses oleh orang lain di sekitar Anda.
Itulah beberapa informasi yang bisa Ardalopa tuliskan mengenai virus W32/Kolab.xx atau Trojan.Click1.xxxx. Jika telah terjangkiti virus tersebut, segera scan komputer dengan menggunakan antivirus terbaru yang umumnya sudah bisa mendeteksi virus ini, sehingga tidak semakin menyebar luas ke teman-teman yang lainnya yang ada di kontak Facebook.

Sumber

Shortcut Keyboard untuk Facebook

Sebagai salah satu situs social network paling  populer di dunia, Facebook menyediakan shortcut (jalan pintas) untuk mempercepat aktivitas para Facebook-ers. Di bawah ini adalah beberapa shortcut Facebook untuk berbagai kegunaan, mulai dari navigasi, mengakses halaman-halaman berbeda, setting page, dan juga untuk searching.

    Berikut adalah daftar kombinasi shortcut yang bisa diaplikasikan menggunakan Firefox:
shortcut facebook


Shortcut untuk Facebook

Shift+Alt+1 : Return to Home
Shift+Alt+2 : To view the Wall tab
Shift+Alt+3 : To pull down the Friends Requests list
Shift+Alt+4 : To retrieve the Messages list
Shift+Alt+5 : To call out the Notification list
Shift+Alt+6 : Account setting page
Shift+Alt+7 : Account privacy configuration.
Shift+Alt+8 : Facebook fans group page
Shift+Alt+9 : Facebook’s Statement of Rights and Responsibilities
Shift+Alt+0 : Facebook Help Center
Shift+Alt+m : Create new message
Shift+Alt+? : Cursor in the Search Box

Berikut adalah daftar kombinasi shortcut yang bisa diaplikasikan menggunakan Google Chrome:
Alt+1 : Return to Home
Alt+2 : To view the Wall tab
Alt+3 : To pull down the Friends Requests list
Alt+4 : To retrieve the Messages list
Alt+5 : To call out the Notification list
Alt+6 : Account setting page
Alt+7 : Account privacy configuration.
Alt+8 : Facebook fans group page
Alt+9 : Facebook’s Statement of Rights and Responsibilities
Alt+0 : Facebook Help Center
Alt+m : Create new message
Alt+? : Cursor in the Search Box

Selamat mencoba dan semoga bermanfaat…

Versi 32-bit dan 64-bit pada Windows

Pada Windows, baikt itu XP, Vista dan Windows 7, terdapat dua versi yang sering kita temui, yaitu Windows 32-bit dan 64-bit. Anda akan sering menemukan pilihan antara keduanya saat akan menginstal Windows Vista/7, menginstal driver hardware PC/laptop, menginstal antivirus, dan lain sebagainya. Sebagian dari kita mungkin masih bingung mengenai perbedaan 32-bit dan 64-bit pada Windows, atau masih ragu ketika harus memilih di antara kedua versi OS tersebut.

Jika demikian, Anda berada pada halaman yang tepat, karena berikut ini Edutechnolife akan menuliskan tentang kedua versi sistem operasi (OS) Windows  tersebut, berdasarkan pertanyaan yang sering timbul sehubungan dengan topik ini.

Perbedaan Windows 32-bit dan 64-bit

 Istilah 32-bit dan 64-bit mengacu pada kemampuan prosesor komputer (CPU) mengolah data dan informasi. Versi 64-bit mampu menangani jumlah data yang lebih besar daripada versi 32-bit. Sederhananya, 64-bit bisa mengatasi jumlah RAM (random access memory) yang jauh lebih besar dari pada 32-bit.

Secara teori, Windows 32-bit maksimalnya hanya mampu menangani RAM sebesar 4096 MB (4 GB), sedangkan versi 64-bit mampu sistem RAM hingga 17 Milyar GBs.
Catatan:
Windows 7 yang terbagi menjadi beberapa versi (Home Edition, Professional, Ultimate, dsb) memiliki batasan dukungan terhadap RAM yang bisa digunakan. Contohnya, versi Home Edition hanya mampu mendukung RAM sebesar 16 GB, sedangkan versi Ultimate mampu mendukung sistem dengan besar RAM hingga 192 GB.

Cara mengetahui apakah komputer Anda menggunakan Windows 32-bit atau 64-bit
 
Untuk memastikan apakah komputer Anda menggunakan versi 32-bit atau 64-bit, ikuti langkah-langkah berikut (untuk Windows Vista dan 7):
  • Klik tombol Start
  • Klik kanan di Computer –> Pilih Properties
  • Pada bagian System, Anda akan menemukan jenis sistem operasi Windows yang Anda gunakan (lihat gambar)

Instalasi Windows 7: 32-bit atau 64-bit?
 
Setelah mengetahui perbedaan keduanya, tentu Anda sudah tahu bahwa Windows 64-bit lebih baik dari pada 32-bit. Sistem operasi 64-bit akan sangat terasa kelebihannya jika komputer Anda menggunakan RAM 4 GB atau lebih. Itu karena sistem 64-bit mampu mengolah data lebih efisien. Sistem 64-bit misalnya akan lebih responsive saat Anda sedang membuka banyak program sekaligus dan saat beralih dari satu program ke program lainnya.

Namun, untuk menginstal Windows versi 64-bit, komputer Anda harus memiliki prosesor (CPU) yang capable atau support terhadap sistem operasi 64-bit. Untuk mengetahuinya, Anda dapat mengikuti langkah berikut (untuk Windows Vista dan 7):
  • Buka Performance Information and Tools. Caranya: Start –> Control Panel. Pada search box, ketik Performance Information and Tools dan kemudian pada hasil yang tampil, pilih Performance Information and Tools.
  • Kemudian klik View and print detailed performance and system information.
  • Pada kategory System, Anda akan menemukan beberapa informasi tentang sistem operasi komputer Anda. Terdapat System type yang memberitahukan versi OS yang Anda jalankan, kemudian di bawahnya terdapat 64-bit capable yang memberitahukan apakah komputer Anda mampu menjalankan OS 64-bit atau tidak.
Jika Anda menggunakan Windows 64-bit, keterangan 64-bit capable tidak akan tampil pada kategori System seperti yang terlihat pada gambar.
Apabila komputer Anda mendukung sistem 64-bit, mungkin Anda harus mempertimbangkan untuk menginstal Windows versi 64-bit, agar performa komputer Anda lebih responsif. Apalagi jika Anda menambah kapasitas RAM menjadi 4GB atau lebih.

Kompatibilitasnya dengan program, aplikasi dan driver lain
 
Kebanyakan program dan aplikasi yang didesain untuk berjalan pada OS 32-bit tetap dapat berjalan pada sistem 64-bit, kecuali untuk beberapa program antivirus. Namun tidak untuk kebalikannya. Program dan aplikasi yang didesain untuk sistem 64-bit tidak akan bekerja pada sistem dibawahnya (32-bit, 16, bit, & 8-bit). So, jika Anda menggunakan Windows 64-bit, Anda secara keseluruhan harus menginstal program dan driver yang memang dirancang untuk OS 64-bit.

Pengecualian untuk driver-driver perangkat/device  seperti VGA, modem, printer, dan lain sebagainya harus diinstal sesuai dengan jenis OS yang Anda gunakan. Misalnya Anda mengistal deriver versi 32-bit pada komputer yang menggunakan sistem 64-bit, maka printer tersebut tidak akan bekerja. Begitu juga untuk VGA dan device lainnya, harus diinstal sesuai dengan versi OS yang digunakan pada komputer.

Itulah tadi beberapa pertanyaan yang sering muncul mengenai OS Windows 32-bit dan Windows 64-bit. Semoga bisa menambah pengetahuan kita bersama.

 

Pengertian dan Fungsi Cache pada Komputer

pengertian cache

Pengertian cache

Cache adalah memory berukuran kecil yang sifatnya temporary (sementara). Walaupun ukuran filenya sangat kecil, namun keceptannya sangat tinggi. Dalam terminologi hardware, istilah ini biasanya merujuk pada memory berkecepatan tinggi yang menjembatani aliran data antara processor dengan memory utama (RAM) yang biasanya memiliki kecepatan jauh lebih rendah.
Dalam terminologi hardware, istilah ini biasanya merujuk pada memory berkecepatan tinggi yang menjembatani aliran data antara processor dengan memory utama (RAM) yang biasanya memiliki kecepatan jauh lebih rendah. Penggunaan cache ditujukan untuk meminimalisir terjadinya bottleneck dalam aliran data antara processor dan RAM. Sedangkan dalam terminologi software, istilah ini merujuk pada tempat penyimpanan sementara untuk beberapa file yang sering diakses (biasanya diterapkan dalam network).
Cache umumnya terbagi menjadi beberapa jenis, seperti L1 cache, L2 cache dan L3 cache. Kan udah ada memori utama (RAM), apa kegunaannya? Sabar dong sob. Ini kan baru pada tahap pengertian.
 
fungsi cache
 

Fungsi dan kegunaan cache

Cache berfungsi sebagai tempat penyimpanan sementara untuk data atau instruksi yang diperlukan oleh processor. Secara gampangnya, cache berfungsi untuk mempercepat akses data pada komputer karena cache menyimpan data/informasi yang telah diakses oleh suatu buffer, sehingga meringankan kerja processor.
Dalam Internet sebuah proxy cache dapat mempercepat proses browsing dengan cara menyimpan data yang telah diakses di komputer yang berjarak dekat dengan komputer pengakses. Jika kemudian ada user yang mengakses data yang sama, proxy cache akan mengirim data tersebut dari cache-nya, bukan dari tempat yang lama diakses. Dengan mekanisme HTTP, data yang diberikan oleh proxy selalu data yang terbaru, karena proxy server akan selalu mencocok kan data yang ada di cache-nya dengan data yang ada di server luar.

Kecepatan cache memory

Transfer data dari L1 cache ke prosesor terjadi paling cepat dibandingkan L2 cache maupun L3 cache (bila ada). Kecepatannya mendekati kecepatan register. L1 cache ini dikunci pada kecepatan yang sama pada prosesor. Secara fisik L1 cache tidak bisa dilihat dengan mata telanjang. L1 cache adalah lokasi pertama yang diakses oleh prosesor ketika mencari pasokan data. Kapasitas simpan datanya paling kecil, antara puluhan hingga ribuan byte tergantung jenis prosesor. Pada beberapa jenis prosesor pentium kapasitasnya 16 KB yang terbagi menjadi dua bagian, yaitu 8 KB untuk menyimpan instruksi, dan 8 KB untuk menyimpan data.
Transfer data tercepat kedua setelah L1 cache adalah L2 cache. Prosesor dapat mengambil data dari cache L2 yang terintegrasi (on-chip) lebih cepat dari pada cache L2 yang tidak terintegrasi. Kapasitas simpan datanya lebih besar dibandingkan L1 cache, antara ratusan ribu byte hingga jutaan byte, ada yang 128 KB, 256 KB, 512 KB, 1 MB, 2 MB, bahkan 8 MB, tergantung jenis prosesornya. Kapasitas simpan data untuk L3 cache lebih besar lagi, bisa ratusan juta byte (ratusan mega byte).

Sumber

Rabu, 30 November 2011

LCD Laptop bergaris

Layar laptop kamu bergaris? atau mungkin malahan blanking putih atau hitam sama sekali?

Paling ga enak dah kalau dapet masalah yang kaya gitu. Apalagi kalau semua data penting dan pekerjaan kamu ada disana semua, wah bisa stress dibuat nya.


Tenang aja, kalau laptop kamu layarnya bergaris, masih ada baiknya. Kamu masih bisa liat tampilan layar kamu. Nah , tapi kalo dia nge-blank?

Layar laptop yang tiba tiba bergaris biasanya diakibatkan jalur matrix LCD ada yang putus. Nah, knapa bisa putus? Bisa jadi karena tekanan pada layar LCD kamu yang berlebihan sehingga merusak jalur IC menuju layar LCD. Dan bisa jadi juga karena layar laptop kamu dilipat lebih dari 135 drajat sehingga merusak flexyble LCD.

Jika yang terjadi adalah blank sama sekali maka kemungkinan besar yang terjadi adalah flexyble terputus atau yang lebih parah lagi IC LCD memang benar benar mati. Dan biasanya kalau blank nya gelap ada harapan bahwa yang rusak hanyalah backlight nya saja. Untuk masalah seperti ini kamu bisa saja menggunakan monitor external sebagai ganti display sementara laptop kamu. Dan jangan salah, hanphone kamu juga bisa bergaris layarnya seperti pada permasalahan nokia 5800 bergaris.

Sabtu, 15 Oktober 2011

Partisi Flashdisk

Flash disk adalah salah satu alat penyimpanan data yang semakin hari semakin populer dan bisa dibilang menggeser peranan floppy disk atau yang biasa kita sebut dengan Disket. Sebenarnya flash disk dan disket memiliki fungsi yang sama, hanya saja flash disk biasanya memiliki kapasitas penyimpanan yang jauh lebih besar dibanding disket.

Partisi Flashdisk USB adalah pembagian secara logis, namun secara fisik tidak terbagi.Partisi pada Flashdisk umumnya dilakukan untuk dapat memudahkan management data.

Sebelumnya perlu saya sampaikan bahwa tidak ada jaminan bahwa tool yang dipergunakan dalam panduan ini dapat bekerja baik pada semua flashdisk dan justru mungkin menyebabkan flashdisk rusak. Tidak ada garansi samasekali, pergunakan dengan hati-hati dengan resiko Anda tanggung sendiri. disarankan Anda untuk mem-backup semua data sebelum memulai proses berikut ini proses pembuatan partisi dalam Flashdisk USB.

A. Membalik RMB Flashdisk

  1. Download file BootIt tool di sini dan extract ke dalam PC AndaTancapkan Flashdisk Anda dan jalankan BootIt.exe
  2.  Pilih Flip Removable Bit: partisi-flashdisk1-boot-it
  3. Cabut flashdisk, dan tancapkan kembali. Sekarang seharusnya Flashdisk Anda akan terdeteksi sebagai Fixed Disk (bukan sebagai removable disk). Anda dapat memeriksanya dengan mengklik kanan Flashdisk dan lihat di Device Properties.

B. Membuat partisi dalam Windows
 
Langkah berikut ini mensyaratkan Anda sudah membalik RMB Flashdik seperti disebutkan dalam langkah A. di atas.

  1. Pilih Start > Run, ketik diskmgmt.msc [OK]
  2.  Dalam jendela Disk Management, klik kanan Flashdisk Anda dan pilih Delete Partition partisi-flashdisk1-delete-partition
  3. Klik kanan Flashdisk Anda kembali dan pilih New Partition partisi-flashdisk1-new-partition
  4. Ikuti langkah dalam New Partition Wizard dan buat ‘Primary Partition’. Saat berada pada pilihan Partition Size, Pastikan Anda memasukkan nilai yang lebih kecil dari kapasitas maksimal flashdisk Anda untuk menyisakan ruang bagi partisi berikutnya. partisi-flashdisk1-partition-size
  5. Lanjutkan Wizard, memberi Pilihan Abjad dan memformat partisi. Saya merekomendasikan FAT32.
  6. Setelah selesai membuat partisi pertama, Anda dapat menambahkan partisi tambahan dengan mengulangi langkah 3 hingga 5 pada space kosong yang tersisa dalam flashdisk. partisi-flashdisk1-remaining-partitions
  7. Setelah semua selesai, Anda akan mendapatkan beberapa partisi dalam flashdisk dan terdeteksi sebagai drive yang dapat dipakai secara terpisah dalam Windows. Sekarang Anda bisa mengembangkan penggunaan Fixed Disk ala Flashdisk yang

KETERANGAN:
Jika karena sesuatu dan lain hal Anda pengen mengembalikan flashdisk dari Fixed Disk ke kondisi semula, caranya cukup gampang:

  1. Klik kanan pada Bootlt.exe, pilih Run As > Administrator. Di sini Anda (mungkin) akan diminta konfirmasi dan perlu menyediakan password Administrator.
  2.  Pilih drive flashdisk anda > klik tombol Flip Removable Bit.
  3. Cabut flashdisk dan colokkan kembali. Sekarang Flashdisk Anda akan kembali menjadi Removable Disk.

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | cna certification